Author Guidelines
1. Ketentuan Umum
Jurnal Akuntansi Investasi dan Manajemen (JAIM) menerima artikel ilmiah yang merupakan hasil penelitian, kajian empiris, maupun kajian akademik yang relevan dengan bidang akuntansi, investasi, manajemen, dan bidang terkait. Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya ilmiah orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses publikasi pada jurnal atau media ilmiah lainnya.
Penulis bertanggung jawab atas keaslian, substansi ilmiah, ketepatan data, serta kejelasan sumber referensi yang digunakan dalam naskah. Naskah harus disusun sesuai dengan format dan sistematika yang telah ditetapkan oleh JAIM.
2. Bahasa dan Format Naskah
Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Penulis wajib menggunakan bahasa yang baik, jelas, efektif, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah.
Naskah disusun menggunakan format sesuai dengan template JAIM. Secara umum, isi naskah menggunakan Cambria ukuran 12 pt dengan spasi 1 (single spacing) dan format paragraf rata kanan-kiri. Penulis dianjurkan menggunakan template resmi JAIM agar format naskah, heading, tabel, gambar, persamaan, dan daftar pustaka sesuai dengan ketentuan jurnal.
Penomoran subbagian diperbolehkan dengan maksimal dua tingkat penomoran. Setiap paragraf disusun secara konsisten dan mengikuti tata letak pada template artikel JAIM.
3. Judul dan Identitas Penulis
Judul artikel ditulis secara ringkas, jelas, informatif, dan mencerminkan substansi penelitian. Judul ditempatkan pada bagian awal naskah dan mengikuti format pada template JAIM.
Nama seluruh penulis ditulis secara lengkap tanpa mencantumkan gelar akademik. Setiap nama penulis harus disertai dengan afiliasi institusi dan alamat email yang aktif. Urutan nama penulis harus mencerminkan kontribusi masing-masing dalam artikel.
Penulis perlu memastikan bahwa nama, afiliasi, dan alamat email yang dicantumkan dalam naskah telah benar karena informasi tersebut akan digunakan dalam proses editorial dan publikasi artikel.
4. Abstrak
Artikel wajib memiliki abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Abstrak ditulis dalam satu paragraf dengan panjang maksimal 250 kata.
Abstrak harus dapat berdiri sendiri dan tidak memuat sitasi atau kutipan referensi. Abstrak sekurang-kurangnya memuat informasi mengenai:
- tujuan atau fokus penelitian;
- metode penelitian yang digunakan;
- populasi atau sampel/data penelitian, apabila relevan; dan
- hasil utama penelitian.
Setelah abstrak dicantumkan 3–5 kata kunci yang relevan dengan substansi artikel. Kata kunci sebaiknya disusun mulai dari istilah yang paling umum menuju istilah yang lebih spesifik.
5. Pendahuluan
Bagian pendahuluan harus memberikan gambaran yang jelas mengenai latar belakang penelitian dan alasan pentingnya penelitian dilakukan. Pendahuluan dapat memuat perkembangan isu atau fenomena, kesenjangan penelitian (research gap), permasalahan penelitian, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian.
Permasalahan, tujuan, dan manfaat penelitian disampaikan secara naratif dalam paragraf dan tidak perlu dibuat sebagai subjudul tersendiri.
Penulis harus menggunakan referensi yang relevan dan memadai untuk mendukung argumentasi dalam pendahuluan. Referensi yang digunakan hendaknya berasal dari sumber ilmiah yang kredibel dan relevan dengan topik penelitian.
6. Tinjauan Pustaka dan Pengembangan Hipotesis
Tinjauan pustaka memuat teori, konsep, hasil penelitian terdahulu, serta referensi relevan yang menjadi landasan penelitian. Penulis perlu menjelaskan hubungan antara teori dan variabel atau fenomena yang diteliti secara logis dan sistematis.
Apabila penelitian menggunakan hipotesis, pengembangan hipotesis harus didasarkan pada teori dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hipotesis disusun berdasarkan argumentasi ilmiah yang menjelaskan hubungan antarvariabel penelitian.
Penulis diperbolehkan menggunakan subbagian bertingkat maksimal dua tingkat. Apabila terdapat persamaan atau rumus, penulisannya harus diberi nomor secara berurutan dan disajikan secara jelas.
JAIM menggunakan gaya sitasi APA (American Psychological Association). Penulis harus memastikan bahwa setiap sumber yang dikutip dalam teks tercantum dalam daftar pustaka dan setiap sumber dalam daftar pustaka benar-benar digunakan dalam naskah.
Penulis sangat dianjurkan menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk menjaga konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
7. Model Penelitian
Untuk artikel penelitian yang menggunakan kerangka konseptual, model penelitian dapat disajikan dalam bentuk gambar atau diagram yang menunjukkan hubungan antarvariabel atau konstruk penelitian.
Model penelitian harus diberi keterangan yang jelas dan relevan dengan tujuan penelitian. Gambar atau diagram harus memiliki kualitas yang baik sehingga dapat dibaca dengan jelas ketika artikel diterbitkan.
8. Metode Penelitian
Bagian metode penelitian harus menjelaskan prosedur penelitian secara memadai sehingga penelitian dapat dipahami dan, apabila memungkinkan, direplikasi oleh peneliti lain.
Metode penelitian sekurang-kurangnya menjelaskan:
- waktu dan lokasi penelitian;
- pendekatan atau desain penelitian;
- populasi dan sampel atau sumber data;
- teknik pengumpulan data;
- teknik pengambilan sampel;
- definisi operasional variabel atau konstruk penelitian;
- instrumen penelitian, apabila digunakan; dan
- teknik analisis data.
Subbagian dalam metode penelitian dapat digunakan apabila diperlukan untuk memperjelas uraian, dengan tetap mengikuti ketentuan penomoran dalam template JAIM.
9. Hasil dan Pembahasan
Bagian hasil dan pembahasan menyajikan temuan penelitian serta interpretasi terhadap hasil tersebut. Hasil penelitian harus disajikan secara sistematis dan sesuai dengan tujuan serta metode penelitian.
Tabel, gambar, grafik, atau bentuk visualisasi data lainnya dapat digunakan untuk membantu penyajian hasil penelitian. Setiap tabel dan gambar harus memiliki nomor urut dan judul yang jelas serta mencantumkan sumber apabila diperlukan.
Pembahasan harus berfokus pada interpretasi dan makna hasil penelitian, bukan sekadar mengulang angka atau informasi yang telah disampaikan pada bagian hasil. Penulis perlu menghubungkan temuan penelitian dengan teori, penelitian terdahulu, serta konteks penelitian yang relevan.
Apabila hasil penelitian berbeda dengan penelitian sebelumnya, penulis perlu memberikan penjelasan akademik yang logis mengenai kemungkinan penyebab atau konteks perbedaan tersebut.
10. Ketentuan Tabel
Tabel harus disusun secara sederhana, informatif, dan mudah dibaca. Judul tabel ditempatkan di atas tabel dan diberi nomor secara berurutan.
Format tabel menggunakan garis horizontal dan tidak menggunakan garis vertikal. Ukuran huruf isi tabel mengikuti ketentuan template.
Setiap tabel harus dirujuk atau dijelaskan dalam teks artikel. Sumber data harus dicantumkan di bawah tabel apabila data berasal dari sumber lain atau merupakan hasil pengolahan data tertentu.
Penulis perlu mengusahakan agar tabel tidak terpisah pada halaman yang berbeda. Apabila tabel tidak dapat ditampilkan dalam satu halaman dan harus dilanjutkan ke halaman berikutnya, bagian lanjutan harus tetap mencantumkan baris judul kolom (header row) dan menggunakan keterangan “Lanjutan” sesuai dengan nomor tabel.
11. Ketentuan Gambar
Gambar meliputi model penelitian, grafik, diagram, bagan, atau bentuk visual lainnya. Setiap gambar harus memiliki nomor urut dan judul yang jelas serta ditempatkan sesuai dengan format template jurnal.
Gambar harus memiliki kualitas resolusi yang memadai dan dapat dibaca dengan jelas. Sumber gambar harus dicantumkan apabila gambar bukan merupakan hasil olahan atau karya penulis sendiri.
12. Kesimpulan
Kesimpulan harus merupakan hasil akhir yang diperoleh berdasarkan analisis dan pembahasan penelitian. Kesimpulan harus menjawab pertanyaan atau permasalahan penelitian serta menunjukkan pencapaian tujuan penelitian.
Kesimpulan tidak sekadar mengulang pembahasan atau meringkas seluruh isi artikel. Kesimpulan ditulis secara singkat, jelas, dan dalam bentuk kalimat utuh. Apabila relevan, penulis dapat menyampaikan implikasi atau peluang pengembangan penelitian selanjutnya.
Kesimpulan dapat disajikan dalam bentuk paragraf maupun beberapa poin menggunakan penomoran atau bullet points.
13. Daftar Pustaka
Daftar pustaka hanya memuat sumber yang benar-benar dikutip dalam naskah. Penulisan referensi menggunakan APA (American Psychological Association).
Referensi yang digunakan dianjurkan berasal dari publikasi lima tahun terakhir dari tahun penulisan naskah. Jumlah referensi dalam daftar pustaka sekurang-kurangnya 10 sumber.
Sekurang-kurangnya 80% referensi dianjurkan berasal dari sumber primer, terutama artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Penggunaan referensi yang mutakhir dan relevan sangat dianjurkan untuk memperkuat landasan teoritis dan kontribusi ilmiah artikel.
Kutipan yang berasal dari karya penulis sendiri dibatasi maksimal 30% dari keseluruhan kutipan dalam daftar pustaka.
Penulis dianjurkan menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk memastikan konsistensi antara sitasi dalam teks dan daftar pustaka.
14. Etika dan Orisinalitas Naskah
Penulis wajib memastikan bahwa artikel merupakan karya asli dan tidak mengandung plagiarisme. Setiap gagasan, data, pernyataan, maupun hasil penelitian yang berasal dari sumber lain harus diberikan sitasi yang sesuai.
Naskah yang sedang diproses atau telah diterbitkan pada jurnal atau media ilmiah lain tidak diperkenankan diajukan secara bersamaan kepada JAIM. Penulis juga bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh penulis yang tercantum dalam artikel telah memberikan kontribusi terhadap artikel dan menyetujui pengajuan naskah untuk dipublikasikan.
15. Pengajuan Naskah melalui OJS
Naskah diserahkan melalui sistem Open Journal Systems (OJS) JAIM sesuai dengan prosedur pengiriman artikel yang tersedia pada laman jurnal.
Sebelum melakukan submission, penulis disarankan memastikan bahwa:
- naskah telah mengikuti template JAIM;
- struktur artikel telah lengkap;
- identitas dan afiliasi seluruh penulis telah dicantumkan dengan benar;
- abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris telah tersedia;
- kata kunci telah dicantumkan;
- seluruh sitasi dalam teks terdapat dalam daftar pustaka;
- seluruh referensi dalam daftar pustaka dikutip dalam teks;
- format tabel dan gambar telah sesuai dengan ketentuan jurnal;
- referensi telah ditulis menggunakan format APA; dan
- naskah telah diperiksa dari kesalahan bahasa, pengetikan, serta plagiarisme.
Ketidakpatuhan terhadap pedoman penulisan dapat menyebabkan naskah dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum memasuki proses editorial dan peer review.
16. Penggunaan Template
Penulis diwajibkan menggunakan Template Artikel JAIM sebagai acuan utama dalam menyiapkan manuskrip. Template mencakup ketentuan mengenai format judul, identitas penulis, abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, model penelitian, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan, serta daftar pustaka.
Penulis dapat mengunduh dan menggunakan template artikel yang tersedia pada laman jurnal sebelum melakukan pengajuan naskah melalui OJS.

